Jembatan Gantung Muara Talang-sampudau Perlu Perbaikan Â
Minggu, 13 Januari 2013 16:19 WIB
ilustrasi (antarafoto.com) istimewa
Buntok, 13/1 (ANTARA) - Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Muara Talang-Desa Teluk Sampudau di Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, perlu perbaikan segera.
"Kondisi papan jembatan sudah banyak yang lapuk," kata warga Teluk Sampudau Misnawati, Minggu.
Selain papan, tali utama jembatan pun sudah kendor, akibatnya jembatan miring dan bergoyang ketika dilewati warga.
Walaupun tampak berbahaya, warga terpaksa melintasinya, karena jembatan tersebut satu-satunya akses penghubung darat antar dua desa tersebut, ujarnya.
Untuk itu warga berharap kepada Pemkab Barito Selatan melalui instansi terkait memperbaikinya agar nyaman ketika dilintasi warga.
"Apabila tidak diperbaiki, maka jembatan tersebut tidak dapat lagi dilewati, bahkan terancam ambruk,"ujarnya.
Jembatan tersebut semenjak dibangun puluhan tahun lalu hingga saat ini masih belum pernah dilakukan perbaikan.
Kontruksi jembatan dengan panjang 50 meter dan lebar 2 meter tersebut ketika dibangun lintasannya rata dan tidak melengkung keatas layaknya jembatan gantung.
"Akibatnya speed boat dan angkutan air lainnya tidak dapat melintasi bawah jembatan ketika debit air sungai naik,"katanya.
Sementara itu ketika dikonfirmasi kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Barsel, Ir. Rahmin Hanan sedang tidak berada ditempat.
(T.KR-UTG/B/M019/M019)
"Kondisi papan jembatan sudah banyak yang lapuk," kata warga Teluk Sampudau Misnawati, Minggu.
Selain papan, tali utama jembatan pun sudah kendor, akibatnya jembatan miring dan bergoyang ketika dilewati warga.
Walaupun tampak berbahaya, warga terpaksa melintasinya, karena jembatan tersebut satu-satunya akses penghubung darat antar dua desa tersebut, ujarnya.
Untuk itu warga berharap kepada Pemkab Barito Selatan melalui instansi terkait memperbaikinya agar nyaman ketika dilintasi warga.
"Apabila tidak diperbaiki, maka jembatan tersebut tidak dapat lagi dilewati, bahkan terancam ambruk,"ujarnya.
Jembatan tersebut semenjak dibangun puluhan tahun lalu hingga saat ini masih belum pernah dilakukan perbaikan.
Kontruksi jembatan dengan panjang 50 meter dan lebar 2 meter tersebut ketika dibangun lintasannya rata dan tidak melengkung keatas layaknya jembatan gantung.
"Akibatnya speed boat dan angkutan air lainnya tidak dapat melintasi bawah jembatan ketika debit air sungai naik,"katanya.
Sementara itu ketika dikonfirmasi kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Barsel, Ir. Rahmin Hanan sedang tidak berada ditempat.
(T.KR-UTG/B/M019/M019)
Pewarta :
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bupati Sukamara tetap genjot pembangunan jalan dan jembatan meski efisiensi anggaran
29 April 2026 9:25 WIB
Tinjau Jembatan Lahei dan Jalan Malawaken, Shalahuddin pastikan pembangunan tepat sasaran
25 April 2026 17:07 WIB
Bupati Kapuas apresiasi kontribusi investor bantu bangun jembatan di Lawang Kamah
20 April 2026 14:06 WIB
Warga Banturung minta DPRD Palangka Raya perjuangkan perbaikan jalan dan jembatan
10 April 2026 14:14 WIB